DEWAN AMBALAN MAN LUMAJANG UKIR SEJARAH BARU

MAN Lumajang_ Akhir Desember lalu menjadi sejarah tak terlupakan bagi Dewan Ambalan MAN Lumajang. Pasalnya , dalam momentum tahunan Pelantikan Bantara Laksana yang diadakan di segitiga Ranu, yakni Ranu Pakis, Ranu Klakah Lanjutkan »

TIM VOLLY KEMBALIKAN TRADISI JUARA

MAN Lumajang- Dipiala KONI tahun lalu, tim volley MAN Lumajang kehilangan gelar karena aturan yang mengharuskan hampir 80% pemain menepi karena pernah mengikuti kejurda. Tahun ini, tim volley kembali on the track Lanjutkan »

ANGKAT AIR DENGAN AIR ANTAR LKTI MAN LUMAJANG JUARA II NASIONAL

MAN Lumajang- Satu lagi prestasi level nasional dipersembahkan oleh tim LKTI MAN Lumajang. Tim LKTI MAN Lumajang kali ini berhasil keluar sebagai juara II dalam event LKTI Nasional yang diselenggarakan oleh Universitas Lanjutkan »

TALK SHOW GENERASI BERENCANA SUKSES DIGELAR DI MAN LUMAJANG

MAN Lumajang- Siapapun ingin generasi bangsa ini menjadi penerus cita-cita dan perjuangan para founding father. Hal tersebut kemarin (27/8/16) disemai dengan kegiatan talk show genre yang ditempatkan di MAN Lumajang. “Kegiatan ini Lanjutkan »

 

Daily Archives: April 16, 2014

PAK SUROSO: LANJUTKAN KERJASAMA YANG BAIK INI

News- Hari ini kamis (16/04) adalah hari terakhir pelaksanaan ujian nasional siswa tingkat SMA/MA. Seluruh pengawas tampak lega karena sudah selesai menjalankan tugas negara. Tak terkecuali pengawas dari MAN Lumajang yang ditugaskan

Hari Ke-3 UN Kepala Kankemenag Monitoring Ke MAN Lumajang

Lapsus US 2014 (16/04/2014). Pada hari ke 3 pelaksanaan UN di MAN Lumajang dimonitoring kepala Kankemenag Lumajang. Pagi itu sekitar jam 08.30 WIB H. Nurmaludin, SE, M.Pd.  atau yang lebih akrab dipanggil

155 LJUN DI MAN Lumajang Option Sampai D

Lapsus UN 2014. Pelaksanaan UN di hari ke tiga (15/04/2014) mengalami kendala yang cukup berat. Kedala tersebut sempat membuat peserta ujian sedikit grogi. Sebanyak 155  atau sekitar 25% LJUN yang diterima peserta

OPTION LJUN BAHASA INGGRIS TIDAK LENGKAP

News- Di tengah berbagai kritik soal kampanye Jokowi dalam salah satu soal Bahasa Indonesia, kali ini ujian nasional Bahasa Inggris juga kekurangan option. Ya, seharusnya option sampai E, ternyata hanya sampai D.