AKU MALU DATANG TERLAMBAT

sipp

MAN Lumajang- “Datang Terlambat Aku Malu” itulah sepenggal kalimat yang terpampang jelas di gerbang belakang MAN Lumajang. Bukan tanpa alasan, ditulis karena gerbang belakang adalah tempat sentral siswa masuk ke MAN Lumajang, termasuk siswa yang terlambat.

Khusus untuk siswa yang terlambat, punishment yang diberikan sesuai dengan ketentuan yang berlaku yakni point 5. Hal ini disampaikan oleh Nanang Wahyudi, S.Pd salah satu pembinan tatib MAN Lumajang. Ia mengatakan, “Jika anak terlambat kita beri point 5. Jika terlambat empat kali maka sama dengan A (tanpa keterangan) sekali.” tuturnya saat menangani siswa terlambat.

Tidak hanya itu, siswa yang terlambat juga diwajibkan membaca surat Yasin. “Hal ini diberlakukan agar punishment yang diberikan tidak melulu fisik” tutur Ustadzah Hj. Siti Uje, S.Ag yang juga salah seorang pembina tatib. Lebih lanjut ia menambahkan, “dengan diberlakukan semacam ini, angka keterlambatan anak dari waktu ke waktu bisa ditekan, selain itu biasanya anak yang sering terlambat juga sampai hafal surat Yasin.” Imbuhnya sambil tersenyum.

Mudah-mudahan usaha yang dilakukan benar-benar memberikan efek positif kepada seluruh peserta didik di MAN Lumajang._One

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>