Simulasi Jaringan Menggunakan Server DHCP

knowledgebase

Teknologi – Jaringan (network) adalah sebuah sistem yang terdiri atas sejumlah komputer dan perangkat jaringan lainnya yang bekerja bersama-sama untuk mencapai suatu tujuan yang sama atau suatu jaringan kerja yang terdiri dari titik-titik yang terhubung satu sama lain, dengan atau tanpa kabel. Masing-masing komputer berfungsi sebagai stasiun kerja (workstations). Salah satu komputer sebagai media jasa atau server, yaitu yang mengatur fungsi tertentu dari computer lainnya. Pada dasarnya teknologi jaringan komputer itu sendiri merupakan perpaduan anatara tenologi komputer dan juga teknologi komunikasi. Belajar jaringan adalah suatu pembelajaran yang sangat menguntungkan, karena tidak banya orang yang bias dengan jaringan, sedangkan di era serba modern ini jaringan sangatlah di poergunakan, sehingga banyak perusahaan atau teknologi-teknologi yang memanfaatkan kecanggihan dari jaringan. Pada artikel kali ini di bahas tentang bagaimana membuat sebnuah jaringan tapi sebatas menggunakan simulator tapi simulator tersebut adalah simulator yang sudah teruji bahwa penggunaannya sama dengan ketika praktek/belajar dengan alat yang asli. Simulator tersebut adalah PAKET TRACER, pada simulasi kali ini minimal menggunakan paket tracer 5.3 atau bias dengan seri di atasnya.

Packet Tracer adalah simulator alat-alat jaringan Cisco yang sering digunakan sebagai media pembelajaran dan pelatihan, dan juga dalam bidang penelitian simulasi jaringan komputer. Program ini dibuat oleh Cisco Systems dan disediakan gratis untuk fakultas, siswa dan alumni yang telah berpartisipasi di Cisco Networking Academy. Tujuan utama Packet Tracer adalah untuk menyediakan alat bagi siswa dan pengajar agar dapat memahami prinsip jaringan komputer dan juga membangun skill di bidang alat-alat jaringan Cisco.

Pada artikel kali ini membahas bagaimana membuat sebuah jaringan DHCP. DHCP (Dynamic Configuration Protocol) adalah layanan yang secara otomatis memberikan nomor IP kepada komputer yang memintanya. Komputer yang memberikan nomor IP disebut sebagai DHCP server, sedangkan komputer yang meminta nomor IP disebut sebagai DHCP Client. Dengan demikian administrator tidak perlu lagi harus memberikan nomor IP secara manual pada saat konfigurasi. Keperluan untuk membuat simulasi jaringan ini menggunakan 4 buah computer (DHCP Client) 1 hub/switch dan yangterpenting 1 komputer SERVER DHCP, Langsung saja ikuti langkah di bawah ini.

1. Buka aplikasi packet tracer yang sudah terinstal minimal dengan seri 5.3, kemudian susun jaringan tersebut yang terdiri dari 4 komputer, 1 switch, dan 1 server

2. Setting computer server dengan cara klik tepat pada computer servernya.akan muncul jendela seperti pada gambar di bawah ini.

3. Setelah muncul jeldela seperti gambar di atas, silahkan pilih tab menu Desktop, kemudian pilih ip configuration, hal ini di peruntukkan setting IP pada server yang nantinya akan menjadi computer pusat yang memberikan IP secara otomatis kepada computer lainnya.

4. Silahkan berikan alamat IP dengan kelas yang di inginkan misalkan kelas A. Pada kolom IP Address silahkan tulis IP yang dikehendaki, misalkan 10.10.10.1 jika telah dimasukkan pengalamatan IP menggunakan kelas A, secara otomatis Subnet mask-nya akan tertulis 255.0.0.0 berikutnya pemberian alamat gateway, gateway di sini di artikan sebagai penanda jaringan maksudnya jaringan yang telah dibuat diatas termasuk jaringan dengan gateway yang ada pada server, misalnya menggunakan gateway 10.1.1.1 setelah dilakukan setting, tutup jendela ip configuration kemudian pilih tab menu Config seperti gambar di bawah ini.

5. Pada tab menu Config, di gunakan sebagai setting pemberian IP pada client. Pilih menu DHCP pada kolom menu yang terletak di samping kiri. Sehingga muncul tampilan di bawah ini.

6. Pada jendela config, pastikan service on, setting default gateway sesuaikan dengan gateway yang di buat di server tadi (10.1.1.1), Start IP address setting kolom ini dengan IP address yang ingin diberikan kepada computer client, misalkan di isi dengan 10.10.10.2 secara otomatis computer client akan memperoleh IP 10.10.10.2 (computer 1) 10.10.10.3 (computer 3) dst.Maximum number of user digunakan untuk membatasi berapa computer yang bias masuk kedalam jaringan ini, missal di berikan nilai 2, berarti yang bias masuk kedalam jaringan ini hanya 2 komputer, jika dimasukkan 100 berarti hanya 100 komputer yang bias terhubung dengan jaringan ini. Masukkan nilai sesuai keinginan pembuatan jaringan. Kemudian klik save untuk menyimpan settingan server. Kemudian tutup jendela server 0

7. Setalah dilakukan setting server, sekarang yang perlu di lakukan adalah setting computer client, klik salah satu computer kemudian pilih tab menu Desktop pilih IP Configuration terdapat 2 pilihan, klik DHCP secara otomatis computer tersebut akan memperoleh IP sesuai dengan settingan di server tadi.

Lakukan hal ini pada semua computer, lakukan cek pengiriman data untuk memastikan jaringan telah berhasil.

Semoga Bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>