Uji Ketahanan LG G FLex 2, Direndam Air, Dilindas Truk bahkan Ditembak

Uji ketahanan terhadap smartphone baru selalu menjadi hal yang sangat menarik untuk dilihat. Terlebih uji ketahanan tersebut memperlihatkan sejauh mana ketahanan sebuah ponsel dalam menghadapi kondisi yang ekstrem. Dan kali ini, sebuah uji ketahanan terhadap LG G Flex 2 yang dikenal sebagai smartphone berlayar melengkung dilakukan oleh Full Mag.

Terdapat beberapa uji ketahanan yang dilakukan oleh Full Mag, baik itu dijatuhkan dari ketinggian sekitar 1 meter, dicemplungkan ke dalam air, dilindas truk dan bahkan yang paling ekstrem adalah uji ketahanan dengan menggunakan peluru kaliber 50 yang ditembakkan dengan senapan Barrett M82A1.

Dalam video pertama, pengujian yang dilakukan adalah ponsel dijatuhkan dari ketinggian sekitar 1 meter serta dicemplungkan ke dalam air. Untuk proses penceburan ponsel ini sendiri dilakukan dalam waktu yang singkat, mengingat ponsel ini memang tak dilengkapi dengan sertifikasi tahan air.

Meskipun begitu, nampak ponsel ini bisa bertahan dengan sangat baik dalam uji yang pertama ini. Setelah dijatuhkan dari ketinggian sekitar 1 meter dan dicemplungkan ke dalam air, ponsel masih bisa digunakan secara normal.

Uji kedua adalah ponsel dilindas dengan truk. Menariknya lagi, ponsel ini diposisikan secara telungkup dengan bagian depan ponsel menghadap ke lantai. Hasilnya, ponsel memang masih bisa digunakan secara normal. Namun terdapat bagian layar yang mengalami keretakan cukup parah.

Dan terakhir adalah pengujian yang sangat ekstrem, ditembak dengan senapan berpeluru kaliber 50. Tentu saja untuk hal yang satu ini kita tidak bisa berharap banyak. Ponsel tersebut pecah menjadi beberapa puing-puing kecil. Masih bisa digunakan? Tentu saja tidak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>