FLASHMOB GODRIL LUMAJANGAN DUTA TARI MAN LUMAJANG

IMG_7583

Ada yang berbeda pada kegiatan Car Free Day (CFD) di Alun-alun Lumajang pagi ini. Minggu ini (17/11/2019). Ratusan masyarakat secara masal melakukan gerakan Tari Godril serentak di sepanjang jalan yang mengitari Alun-alun Lumajang dengan iringan lagu Godril Lumajang.

MAN Lumajang dalam hal ini mengirimkan Duta Tarinya sebanyak 10 pasang untuk berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, yakni M. Khusni (XI IPS 1), M. Daffa Akbar (X MIPA 2), M. Royhatul (X MIPA 2), Diva Amalia (X MIPA 2), Farhatul Hayati (X MIPA 2), Afelinda Ria (X MIPA 3), Istanada Firdaus (X MIPA 3), Firsyah Qori’ (X MIPA 4), Ratna Manikasari (X MIPA 5), M. Fajeri ( XI IPS 2), Robbitul Islam (XI IPS 2), Anggrelina Hayuningtyas (XI MIPA 3), Nurhaliza (XI MIPA 3), Dewi Sri Liana (XI MIPA 5), Sajad Khawarizmi (XI MIPA 5), Anisatul Azizah (XI MIPA 5), M. Rifan Aditya (X MIPA 4), Krisna Agung (XI Agama), Garnish (XI Agama) dan M. Abi Yazid (XI Agama).

IMG_7590

Godril Lumajangan merupakan kesenian khas berupa Tarian asli dari kabupaten Lumajang yang menceritakan tentang pergaulan manusia di dunia. Tari Godril adalah tari berpasangan antara laki-laki dan wanita dengan gerakan bercengkerama, apabila di daerah lain disebut Tayuban atau Tandak. Tari Godril berkembang masa Belanda sehingga disebut sebagai “Dancen Van Java”, Godril biasanya disajikan pada upacara-upacara tertentu, seperti pada upacara Karo di Tengger Argosari, Sedekah Desa, dan lain-lain. Selain itu Tari Godril ini merupakan tarian yang melambangkan rasa syukur terhadap Tuhan akan semua kekayaan alam yang melimpah yang diberikan kepada manusia di dunia. Penyebutan Godril berasal dari bahasa Belanda yaitu Good artinya baik atau menarik dan Dril artinya rancak atau cepat. Busana pakaian Godril adalah kemben jumputan, jarik sidodrajat dengan filosofi motif artinya dalam kotak-kotak terdapat Wahyu Tumurun, Truntun, Garuda Mungkur, Sidoasih. Filosofi kalung terdapat 3 yaitu Bayen, Manten dan Paten.

Tampak Bupati Lumajang, Thoriqul Haq, M.ML., dan Wakil Bupati Lumajang, Ir. Indah Amperawati, M.Si., serta Ketua TP PKK Kabupaten Lumajang, Musfarinah Thoriq turut menari godril bersama ratusan masyarakat di depan Pendopo Arya Wiraraja Lumajang. “Begitu saya keluar tadi, sudah banyak anak muda yang berisap untuk nari godril. Kemudian saya coba-coba ikut nari, walaupun rodok-rodok kaku ya saya ikut semarak bareng-bareng,” ujar Cak Thoriq saat ditemui usai menari godril.

Ditempat yang sama, Wakil Bupati Lumajang Bunda Indah juga menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut. “Ini tadi luar biasa ya, antusias masyarakat dalam mengikuti tarian godril,” ucapnya.

Menurutnya, seni budaya dapat melembutkan hati. Kegiatan tersebut sebagai daya tarik masyarakat untuk meningkatkan partisipasi masyarakat melestarikan seni dan budaya nusantara khususnya Lumajang. (mz zoe)

 

By. Humas MAN Lumajang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>