FILM BERJUDUL “CANGGUNG” MENJUARAI LOMBA VIDEO PENDEK MODERASI BERAGAMA TINGKAT NASIONAL

WhatsApp Image 2021-12-06 at 08.22.03

Moderasi beragama merupakan salah satu Program Prioritas Kementerian Agama. Karenanya penguatan moderasi beragama perlu terus dilakuakan oleh semua pihak baik internal maupun eksternal Kementarian Agama di Indonesia. Moderasi Beragama memiliki 4 (empat ) indikator yakni Komitmen Kebangsaan, Anti Kekerasan, ramah terhadap budaya lokal dan toleransi. Selain itu Moderasi beragama juga mempunyai 7 (tujuh) pesan keagamaan yakni memajukan kehidupan ummat beragama, menjunjung tinggi keadabban mulia, menghormati harkat dan martabat kemanusiaan, memperkuat nilai moderat, mewujudkan perdamaian, menghatgai kemajemukan, dan menaati komitmen berbangsa.

Untuk mensosialisasikan program tersebut, Kementerian Agama Republik Indonesia melalui GTK Madrasah menyelenggarakan lomba Film Pendek Moderasi Beragama mulai dari tingkat Raudhatul Athfal, Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah.

Dalam kesempatan ini MAN Lumajang mengambil kesempatan dengan ikut serta pada lomba tersebut dengan mengirimkan peserta terbaiknya yakni Ustadzah Alfinda dan Ustadzah Sulistyaningsih dengan dibantu oleh beberapa siswa MAN Lumajang diantarnya Abien Ghozali, Hana Nafiah, Arimbi Khoiroh dan Wildan Yosandi.

WhatsApp Image 2021-12-06 at 08.22.05 (1)

Sebuah Film dengan Judul “ CANGGUNG ” karya Tim MAN Lumajang dikirim untuk ikut serta dalam lomba tersebut yang diselenggarakan mulai 11 Oktober s.d 30 November 2021 melalui tahap penjurian pada tanggal 8 – 20 November 2021 yang bersaing bersama ratusan peserta se Indonesia.

Pada tanggal 25 November 2021 tibalah saat pengumuman tiba dan muncullah Judul Film Pendek berjudul CANGGUNG dan nama Ustadzah Alfinda Ayu Hilmi muncul sebagai pemenang pertama atau Juara Pertama dalam lomba tersebut.

WhatsApp Image 2021-12-06 at 08.22.05

Bertempat di Hotel Inn Kemayoran Jakarta penyerahan hadiah lomba tersebut dilaksanakan dengan tetap menjalankan Protokol Kesehatan yang ketat. ” Senang rasanya saat mendengar pengumuman tersebut dan ternyata kami dinyatakan sebagai juara pertama, kami culup bersyukur dan bangga bisa menjadi yang terbaik ” tutur ustadzah Alfinda. (mz zoe)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>