https://manlumajang.sch.id, HUMAS-Suasana penuh haru dan kebahagiaan tampak jelas di wajah anak-anak yatim saat menerima santunan dalam acara yang diselenggarakan oleh Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Lumajang pada Jumat, 26 Juli 2024. Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen madrasah dalam menanamkan nilai-nilai kepedulian dan empati di kalangan siswa, Jumat (26/07/2024).
Acara ini dibuka dengan sambutan yang penuh kehangatan dari Kepala MAN Lumajang, Edi Nanang Sofyan Hadi. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya berbagi kepada sesama, terutama kepada mereka yang membutuhkan. “Kita semua punya tanggung jawab sosial untuk membantu sesama. Santunan ini adalah langkah kecil kita untuk membuat perbedaan besar dalam hidup anak-anak yatim dan meringankan beban mereka utamanya untuk pendidikan mereka,” ujar Edi Nanang Sofyan Hadi dengan penuh semangat.
Kegiatan yang berlangsung di islamic center MAN Lumajang ini tidak diisi dengan pemberian santunan berupa uang tunai, melainkan diberikan dalam bentuk tabungan buku rekening. Hal ini diharapkan penerima santunan dapat memanfaatkannya untuk pendidikan mereka, dan dari civitas MAN Lumajang yang berkeinginan untuk memberikan santunan dilain waktu juga dapat menyalurkannya melalui nomor rekening tersebut.
Tak hanya siswa, para guru dan staf MAN Lumajang juga memberikan dukungan penuh terhadap acara ini. Keterlibatan aktif mereka dalam mempersiapkan dan melaksanakan kegiatan ini menunjukkan betapa kuatnya semangat gotong royong dan kebersamaan di lingkungan sekolah.
Acara ini juga mendapatkan perhatian dari masyarakat sekitar. Beberapa orang tua siswa turut hadir dan menyampaikan apresiasi mereka. “Saya sangat mendukung kegiatan seperti ini. Selain membantu anak-anak yatim, ini juga mengajarkan anak-anak kita untuk selalu peduli dan tidak lupa berbagi,” ujar salah satu orang tua siswa.
Dengan adanya kegiatan santunan anak yatim ini, MAN Lumajang berhasil membuktikan bahwa pendidikan bukan hanya tentang akademik, tetapi juga tentang pembentukan karakter dan kepribadian yang mulia. Diharapkan, acara seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin dan menginspirasi lebih banyak pihak untuk peduli dan berbagi kepada sesama.
Santunan anak yatim ini menjadi bukti bahwa sekecil apapun bantuan yang diberikan, dapat membawa kebahagiaan dan harapan bagi mereka yang membutuhkan. MAN Lumajang terus berupaya untuk menanamkan nilai-nilai positif ini dalam diri setiap siswa, sehingga mereka tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berempati tinggi. (TF)

