http://manlumajang.sch.id, HUMAS-Kepala MAN Lumajang, Edi Nanang Sofyan Hadi, pagi ini secara resmi melaksanakan sosialisasi program GEMA BERBARIS (Gerakan Memakai Bahasa Arab dan Inggris) kepada seluruh guru dan pegawai MAN Lumajang. Kegiatan ini menjadi langkah awal menuju peluncuran program yang digagas oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur dan nantinya akan dikelola oleh Lembaga Pengembangan Bahasa Asing (LPBA) MAN Lumajang.
Dalam sambutannya, Kepala Madrasah menyampaikan bahwa program ini harus dimulai dari para pendidik dan tenaga kependidikan sebelum ditanamkan kepada peserta didik. “Hal ini harus berangkat dari kita pada anak didik kita. Saya yakin panjenengan semua punya kompetensi untuk bisa berbahasa Arab dan Inggris,” tegasnya di hadapan seluruh peserta sosialisasi.
Sebagai bentuk kesiapan, Kepala MAN Lumajang juga menyampaikan bahwa akan dibagikan Google Form kepada seluruh guru dan pegawai untuk memilih salah satu bahasa—Arab atau Inggris—sebagai fokus penggunaan dalam keseharian. “Kami tidak akan memaksa, nanti akan kami share GForm untuk panjenengan pilih bahasa Inggris atau bahasa Arab. Ini akan memberikan hal yang luar biasa ke depan,” ujarnya.
Sosialisasi ini juga menindaklanjuti hasil kesepakatan bersama LPBA pada hari sebelumnya, yang menetapkan bahwa mulai hari ini, Rabu (7/5), gerakan berbahasa Arab dan Inggris akan dimulai. Sebagai bentuk implementasi, LPBA akan mengirimkan satu pertanyaan dan satu jawaban dalam bahasa Arab dan Inggris setiap harinya kepada guru dan pegawai, yang nantinya akan disetorkan kembali sebagai bentuk latihan berkelanjutan.
“Saya mengharap betul kita belajar bareng-bareng. Tidak ada yang susah atau sulit kalau kita mau belajar,” tambah Edi Nanang penuh semangat. Ia juga menekankan bahwa program ini akan diuji coba terlebih dahulu selama bulan Mei sebagai masa transisi sebelum diterapkan secara penuh ke seluruh warga madrasah.
Dengan pelaksanaan sosialisasi ini, MAN Lumajang menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan kompetensi bahasa asing bagi seluruh civitas akademika, demi mencetak generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga mampu bersaing secara global. (HUMAS)

