http://manlumajang.sch.id, HUMAS-Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional tahun 2025, MAN Lumajang bersama MTsN 1 Lumajang menggelar Pawai Ta’aruf yang berlangsung meriah pada Kamis, 23 Oktober 2025. Kegiatan penuh semangat ini diawali dengan upacara pembukaan di depan lobi MAN Lumajang, yang secara resmi dibuka oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lumajang, Achmad Faisol Syaifullah.

Dalam sambutannya, Achmad Faisol Syaifullah menyampaikan apresiasi dan rasa bangganya atas terselenggaranya kegiatan yang penuh makna ini. Ia menekankan bahwa Pawai Ta’aruf menjadi sarana untuk meneguhkan kembali semangat santri yang berakhlak, berilmu, dan cinta tanah air.

“Santri harus terus menjadi teladan dalam ketaatan, baik kepada Allah, kepada guru, maupun kepada kiai. Jadilah santri yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga santun dan berakhlak mulia,” tutur Achmad Faisol Syaifullah dalam sambutannya.

Ratusan siswa dari MAN Lumajang dan MTsN 1 Lumajang tampak antusias mengikuti pawai dengan mengenakan busana khas santri, membawa atribut bernuansa merah putih serta spanduk bertuliskan pesan-pesan religius dan kebangsaan. Rute pawai melewati lingkungan sekitar madrasah hingga kawasan Suko, menebarkan semangat Hari Santri kepada masyarakat sekitar.

Sementara itu, Kepala MAN Lumajang, Qodiriyah, dalam kesempatannya menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas terlaksananya kegiatan bersama dua lembaga madrasah tersebut. Ia menilai kegiatan ini menjadi simbol kebersamaan dan semangat juang santri masa kini.

“Pawai Ta’aruf ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi wujud rasa syukur dan cinta kita kepada perjuangan para santri terdahulu. Melalui momentum ini, mari kita terus tanamkan nilai-nilai kepesantrenan: disiplin, sopan santun, dan cinta tanah air,” ungkap Qodiriyah.

Kegiatan berlangsung meriah dan penuh khidmat, diiringi lantunan shalawat serta pekik semangat santri dari seluruh peserta. Pawai Ta’aruf Hari Santri 2025 ini diharapkan menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus menjaga semangat keislaman, keindonesiaan, dan kebersamaan di lingkungan madrasah. (HUMAS)

Leave a Comment