http://manlumajang.sch.id, HUMAS-MAN Lumajang menyelenggarakan kegiatan pembinaan dan diseminasi penguatan kapasitas bela negara pada Jumat, 5 Desember 2025, mulai pukul 07.00 hingga 11.00 WIB. Kegiatan ini menghadirkan Kepala Kankemenag Kabupaten Lumajang Achmad Faisol Syaifullah, serta turut dihadiri Kasi Pendma Kankemenag Lumajang, Edi Nanang Sofyan Hadi.

Acara juga menghadirkan tiga narasumber utama, yakni Kepala MAN Lumajang Qodiriyah, Pengawas Madrasah Kabupaten Bojonegoro Said Edy Wibowo, dan Dosen Universitas Sidoarjo Devika Cherly Putrihaningrum.

Kegiatan yang berlangsung di Aula MAN Lumajang ini diikuti oleh guru dan pegawai MAN Lumajang, Kepala Madrasah, Kepala Tata Usaha, wakil kepala MTsN 1, MTsN 2, MTsN 3 Lumajang, Kepala MIN 1 dan MIN 2, serta pengurus KKM MA, MTs, MI, dan RA se-Kabupaten Lumajang.

Dalam sambutannya, Kepala MAN Lumajang Qodiriyah menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan upaya strategis untuk menyatukan semangat kebangsaan dan meningkatkan kedisiplinan seluruh aparatur madrasah.

“Bela negara adalah tugas kita bersama dimulai dari kedisiplinan, integritas, dan pelayanan yang terbaik bagi peserta didik. Penguatan ini harus menjadi budaya kerja di seluruh madrasah,” ujarnya.

Kepala Kankemenag Lumajang Achmad Faisol Syaifullah memberikan pembinaan dengan menekankan pentingnya peran madrasah dalam membentuk generasi yang religius, moderat, dan berjiwa kebangsaan.

“Bela negara bukan hanya persoalan militer, tetapi bagaimana kita menjaga nilai kebangsaan, persatuan, serta menghadirkan pendidikan yang berkualitas,” ungkapnya.

Beliau juga memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai sangat relevan untuk penguatan mental kebangsaan aparatur madrasah.

Sesi diseminasi menjadi inti acara, dipaparkan oleh tiga narasumber:
  1. Qodiriyah menyampaikan materi hasil Diklat Bela Negara yang baru saja diikutinya. Ia menguraikan pentingnya membangun karakter aparatur melalui disiplin, keteladanan, loyalitas, dan komitmen terhadap tugas sebagai bagian dari bela negara dalam konteks madrasah.
  2. Said Edy Wibowo memaparkan peran guru dalam moderasi beragama dan pembentukan karakter kebangsaan melalui kegiatan pembelajaran.
  3. Devika Cherly Putrihaningrum menjelaskan strategi bela negara di era digital, termasuk literasi informasi dan ketahanan terhadap hoaks dan disinformasi.
Turut hadir Kasi Pendma Kankemenag Lumajang, Edi Nanang Sofyan Hadi, yang menunjukkan dukungan penuh terhadap peningkatan profesionalisme dan kapasitas ASN serta tenaga pendidik madrasah.
Acara berjalan lancar, interaktif, dan memberi wawasan baru bagi seluruh peserta. MAN Lumajang berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan yang memperkuat nilai kebangsaan, integritas, dan kualitas SDM madrasah di Kabupaten Lumajang. (HUMAS)

Leave a Comment