MAN Lumajang (12/03/2014). Pelaksanaan Ujian Madrasah Berstandar Nasional (UAMBN) sudah dilaksanakan selama 3 hari. UAMBN pada Sub rayon 51 MA Lumajang diikuti oleh 1824 peserta. Sehubungan dengan peserta yang cukup banyak, hal ini tidak memungkinkan proses koreksi hasil ujian menggunakan cara manual yang konvensional. selain tidak efektif dan tidak efisien, proses koreksi menggunakan cara konvensional membutuhkan cukup tenaga dan biaya.

Sudah 5 (lima) tahun terakhir ini panitia Sub rayon 51 MA Kabupaten menggunakan mesin scanner LJK dalam proses koreksi hasil ujian. Dengan penggunaan alat scanner yang cukup canggih bermerk Gestetner ini diharapkan proses koreksi hasil ujian bisa lebih efektif efisien dan akurat. Mesin scanner ini mampu melakukan koreksi LJK sekitar 3600 lembar selama 3 jam.

Menurut masita dewi, salah satu operator scanner LJK mengatakan bahwa masih ada beberapa kendala yang dihadapi dalam proses scan LJK, misalnya masih ditemui siswa yang lupa mengarsir nomor peserta ujian. Hal ini diharapkan tidak terjadi pada saat Ujian Nasional, karena hal ini akan mempengaruhi kelulusan siswa.

Leave a Comment