Mau Ke mana setelah lulus MAN? Tentunya pertanyaan itu sudah sering didengar oleh kalian yang akan lulus dari MAN Lumajang ini. Banyak sekali pilihan mau kemana pasca MAN, tentu saja pilihan tersebut disesuaikan dengan keinginan dan kondisi masing-masing siswa. Berikut ini ada beberapa alternatif pilihan setelah lulus MAN :
1. KULIAH DI UNIVERSITAS NEGERI ATAU SWASTA
Buat adik – adik yang akan melanjutkan ke perguruan tinggi, sejak SMA biasanya mereka sudah mempersiapkan perencanaan dengan baik, mau kuliah dimana, mau milih jurusan apa. Memilih untuk kuliah saat ini bukan lah hal yang mudah, beberapa hal yang harus dilakukan :
- Sesuaikan JURUSAN yang dipilih dengan minat dan kemampuan adik-adik. Tidak perlu ikut-ikutan teman, pilihlah jurusan yang sesuai dengan kemampuan dan minat. Bila belum mengetahui apa yang menjadi minat dan kemampuan kamu, bisa meminta bantuan pendapat guru atau bantuan Psikologi.
- Pertimbangkan PERGURUAN TINGGI yang akan dimasuki, akreditasinya, mutu dosen-dosennya, lingkungan kampusnya, fasilitasnya, dan kualitasnya di pandangan masyarakat.
- Pilihlah PERGURUAN TINGGI NEGERI atau PERGURUAN TINGGI SWASTA, jika kamu ingin masuk ke perguruan Tinggi negeri, maka akan ada jalur seleksi yang lebih sulit, dan butuh persiapan yang lebih tinggi,para pesaing juga akan lebih banyak, dibandingkan kuliah di Perguruan Tinggi Swasta.
- Pilihlah JALUR PENDIDIKAN DIPLOMA atau JALUR PENDIDIKAN SARJANA. Pendidikan Diploma biasanya akan fokus pada skills (kemampuan), sedangkan Pendidikan Sarjana fokus pada pengembangan keilmuannya, jadi akan lebih banyak mikir dan menganalisa konsep.
- BIAYA. Untuk hal ini perlu memperhitungkan sumber daya, apakah dari orangtua, beasiswa, atau membiayai sendiri.
- Kuliah DI LUAR KOTA atau DALAM KOTA, akan tetap tinggal dengan orangtua atau pergi merantau ke daerah orang lain. Hal ini harus disesuaikan dengan jurusan yang akan dipilih. Belum tentu jurusan yang ingin dipilih ada di lokasi daerah tempat tinggal.
2. KURSUS (PELATIHAN)
Kursus dapat meningkatkan keterampilan yang siap pakai. Kursus lebih banyak praktek daripada teori. Bahkan sering dilengkapi dengan magang atau praktek kerja. Jenis kursus yang bisa ditempuh pun banyak dengan biaya dan fasilitas yang bervariasi. Ada beberapa pilihan untuk kursus yaitu:
- KURSUS KOMPUTER: Kursus ini ditujukan bagi yang suka komputer, bisa kursus desain grafis supaya bisa merancang logo, desain kaos, banner dan sebagainya. Bisa juga bikin komik atau film kartun kalau kursus animasi 3 dimensi. Merancang website keren dipelajari di kursus desain web.
- KURSUS MENJAHIT DAN MEMASAK : Kursus ini ditujukan bagi yang suka mode ikutan aja kursus desain fashion, kamu bisa jadi desainer top. Kursus menjahit atau memasak pun bukan hal tabu untuk diikuti. Banyak penjahit bagus bisa berpenghasilan tinggi dengan membuka usaha menjahit di rumah. Begitu juga dengan koki atau chef yang bisa menyajikan masakan enak, bisa buka usaha sendiri atau kerja di restoran ternama.
Masih banyak jenis kursus lainnya. Sesuaikan dengan kemampuan yang dimiliki. Pada umumnya biaya kursus lebih murah daripada kuliah. Waktunya pun lebih singkat. Ilmu dan keterampilan yang didapatkan bisa langsung diterapkan untuk melamar kerja atau buka usaha.
3. BERWIRAUSAHA
Tamat sekolah, lalu melanjutkan berwirausaha, atau punya usaha sendiri ?. Hal ini adalah hal yang mungkin saja untuk dilakukan, terlebih jika punya darah pengusaha, maka akan mudah menjadi pengusaha.
Kendala utama menjadi pengusaha biasanya katanya adalah Modal, namun apakah Modal cuma uang ??, tidak bukan, modal bisa berupa kemauan, kemampuan, kepercayaan, dan lain – lain. Banyak usaha yang bisa dilakukan oleh anak muda, dan bisa disesuaikan dengan minat dan kemauan yang dimiliki. Diantaranya adalah bikin bengkel, warnet, game online, distro, kios pulsa, cafe atau warung makan, dan sebagainya. Kalau mau jadi pengusaha gak boleh gengsi biar usahanya lancar.
4. BEKERJA
Ada beberapa hal yang menyebabkan siswa/i tamatan SMA sederajat enggan melanjutkan pendidikan dengan kuliah, diantaranya karena kondisi keuangan keluarga yang tidak memungkinkan atau karena tidak ingin kuliah, agar bisa segera mencari uang. Jika memilih bekerja, maka pertimbangkan lapangan kerja yang ada, lapangan kerja untuk tamatan SMA sangat sedikit. Mungkin adik – adik bisa melamar pekerjaan menjadi Customer Service, Office Boy, Cleaning Service, SPG, dan Administrasi. Namun jika mempunyai skill yang baik, bisa menjadi BEKERJA MANDIRI, seperti pengajar les privat, desainer web, pelatih olahraga, dan sebagainya. Namun untuk bekerja mandiri, kita harus punya ilmu dan keterampilan yang memadai.
5. MENIKAH
Ada orang tua lebih memilih menikah kan anaknya setelah tamat SMA, biasanya anak Perempuan, karena ingin kuliah tidak ada biaya, dan sulitnya mencari pekerjaan. Tapi, menikah bukanlah pilihan yang baik menurut saya, tamat SMA biasanya usia baru 18 – 19 tahun, dan usia ini bukan lah usia yang matang untuk seorang anak berada dalam dunia pernikahan. Selain emosi yang belum stabil, tanggung jawab juga akan semakin besar jika sudah menikah.
Sudah tau mau kemana ??
Banyak hal yang bisa dilakukan ketika kita tamat dari bangku sekolah baik SMA, SMK, MA atau sederajat lainnya. Hal yang utama adalah milikilah pribadi yang kreatif dan produktif. Allah memberikan setiap manusia dengan kemampuan dan keberuntungan serta rejeki yang tidak sama, namun bukan hal mustahil bisa berubah selama berusaha.
Jangan bingung, dan jangan ada kata menyerah adik – adik, Selain berusaha teruslah meminta kepada Allah SWT. Insyaallah semua harapan akan menjadi nyata. Semangatttttt…..
