MAN Lumajang-Setelah sebelumnya menjalani pendidikan baca al-quran yang dibimbing oleh pengajar dari Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran Cabang Lumajang di Islamic Center MAN Lumajang, kini tibalah waktu untuk ujian terbuka.

Rabu (19/10/2022) telah dilaksanakan kegiatan ujian terbuka tahfidzul qur’an yang berlangsung di Islamic Center MAN Lumajang pada pukul: 08:30.

Ujian terbuka tahfidzul quran pada semester ganjil tahun pelajaran 2022/2023 diikuti sebanyak 56 siswa yang terdiri dari 4 siswa dan 52 siswi dengan pembagian kelompok ujian juz 1-5, juz 28-29.

Pelaksanaan ujian terbuka ini diawali dengan pembacaan sholawat nabi, pembacaan ayat suci al-quran, sambutan pengasuh ma’had MAN Lumajang, sambutan kepala MAN Lumajang, sambutan kepala Kankemenag Lumajang, dan sambutan pengurus jamkur. Ujian terbuka ini terbagi 2, sesi pertama adalah tanya jawab random yang dipersilahkan kepada kepala Kankemenag Lumajang, kemudian kepala MAN Lumajang, dilanjutkan pengasuh ma’had MTSN1 Lumajang, dan terakhir wali murid. Sedangkan untuk sesi kedua adalah sesi ujian terbuka yang secara langsung disampaikan oleh tim penguji dari Jamkur.

Turut hadir dalam kegiatan ini kepala Kankemenag Lumajang, tim penguji dari jamkur, pengasuh ma’had MTSN1 Lumajang, dan wali murid dari siswa tahfizd.

Pengasuh ma’had MAN Lumajang menyampaikan dalam sambutannya bahwa siswa MAN Lumajang yang ikut program tahfidz mereka datang dari berbagai penjuru dan berbagai macam metode ada yang hafal juz 1-5, juz 28-29.

“Jadi untuk sementara mereka hafalannya masih loncat-loncat dari juz 1-5 dan juz 28-29, namun ini langkah awal untuk selanjutnya kita bina bagaimana mereka bisa sampai hafal 30 juz,” ungkap beliau dalam sambutannya.

Kepala MAN Lumajang dalam sambutannya menuturkan bahwa ujian ini diperuntukkan kelas 10 yang mengikuti kelas tahfidz.

“ujian tahfidz dilakukan untuk mengukur kemampun siswa sejauh mana mereka menghafalkan al-quran, dan ujian ini bagi kelas 10  yang masuk kelas tahfidz,” ungkap beliau.

Lebih lanjut kepala MAN Lumajang menyampaikan kepada juri untuk benar-benar selektif dalam melakukan penilaian. Selain itu beliau juga akan memberikan reward bagi mereka yang hafal dari beberapa juz yang dihafalnya. Dan sebagai motivasi bagi mereka untuk semakin meningkatkan kemampuannnya dalam menghafal al-qur’an serta tidak terpengaruh pada hal-hal yang dapat menggangu konsentrasi menghafal, namun tak hanya bagi siswa tahfidz saja, bagi kelas lain pun juga diharapkan mampu memberikan motivasi untuk ketertarikannya mengikuti kelas tahfidz.

Kepala Kankemenag Lumajang menyampaikan kebanggaannya kepada MAN Lumajang yang telah membentuk program tahfidzul qur’an.

“saya merasa bangga yang tak terhingga dimana di MAN Lumajang ada para penghafal al-quran, yang harapannya setelah adanya ujian terbuka ini juga akan ada uji publik khusus yang qiroatul kutub,”

Lanjut kepala Kankemenag Lumajang menyampaikan bahwa ma’had yang baru berdiri sudah mampu menciptakan 56 orang santri penghafal al-qur’an. Bentuk dari adanya tahfidz ini harus semakin unggul dengan menambah pembimbingnya atau dapat dijadikan kajian oleh MAN Lumajang.

Kepala Kankemenag pun berpesan kepada MAN Lumajang untuk menjaga seluruh siswa tahfidznya.

“saya berpesan untuk menjaga seluruh siswa tahfidz agar terhindar dari sesuatu hal yang dapat menghilangkan hafalannya,” tambah beliau.

Ini adalah kali pertama pelaksanaan ujian terbuka tahfidzul quran yang diselenggarakan MAN Lumajang, dan akan dievaluasi untuk kegiatan ujian terbuka pada periode berikutnya. Rabu (19/10/2022) (TF).

Leave a Comment