https://manlumajang.sch.id, HUMASSebanyak 160 santri dari LPTP Ma’had Jauharotul Kamal MAN Lumajang mengikuti ujian terbuka tahfidzul Qur’an dan qiro’atul kutub, sebuah acara yang diadakan untuk menguji kemampuan hafalan Al-Qur’an dan pemahaman kitab. Ujian ini dilaksanakan di islamic center MAN Lumajang dengan dihadiri kepala MAN Lumajang beserta wakil kepala madrasah, KTU MAN Lumajang, kasi pontren Kankemenag Lumajang, pengasu pontren, dan wali santri. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat hafalan santri, serta mengembangkan kecintaan mereka terhadap Al-Qur’an sebagai penguat hati dalam kehidupan sehari-hari, Sabtu (26/10/2024).

Mas’ilah, selaku pengurus Ma’had, menjelaskan bahwa jumlah peserta ujian tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. “Ujian ini diadakan untuk menguatkan hafalan para santri agar selalu konsisten dalam menghafal dan menjadikan Al-Qur’an sebagai penguat hati. Kami bangga melihat perkembangan semangat santri dalam menjalani proses ini,” ungkapnya.

Kepala MAN Lumajang, Edi Nanang Sofyan Hadi, turut menyampaikan pesan kepada para santri. Ia menegaskan bahwa ujian ini adalah bagian dari tanggung jawab besar yang diemban oleh para santri. “Anak-anakku, ujian ini menjadi bagian dari tanggung jawab kalian, khususnya sebagai santri Ma’had. Jadikan kesempatan ini untuk semakin memperdalam pemahaman dan hafalan kalian,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Seksi Pendidikan Pondok Pesantren Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Lumajang, yang mewakili Kepala Kankemenag Lumajang, juga memberikan apresiasi tinggi. “Kami atas nama Kementerian Agama Lumajang turut bangga atas pelaksanaan tahfidzul Qur’an dan qiro’atul kutub di MAN Lumajang. MAN Lumajang telah berhasil mencetak generasi Qur’ani yang insya Allah akan menjadi aset berharga bagi bangsa dan agama,” ucapnya.

Ujian tahfidzul Qur’an dan qiro’atul kutub ini diharapkan menjadi motivasi bagi para santri untuk terus berkomitmen dalam menjaga hafalan dan memperdalam ilmu agama sebagai bekal di masa depan. (TF)

Leave a Comment