http://manlumajang.sch.id, HUMAS-Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Biologi MA Provinsi Jawa Timur bekerja sama dengan Fakultas Ketahanan Pangan Universitas Negeri Surabaya (UNESA) https://akuakultur.fkp.unesa.ac.id/ ,sukses menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) bertema “Budidaya Ikan dengan Teknik Bioflok”. Kegiatan ini dilaksanakan di Madrasah Aliyah Negeri 2 Lamongan dan diikuti oleh 89 guru Biologi MA se-Jawa Timur serta 10 orang tim dari UNESA.

Acara pembukaan berlangsung pada pukul 08.00 WIB di ruang pertemuan MAN 2 Lamongan dan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya:

  • Dr. Sugiyo, M.Pd – Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur,

  • M. Muhlisin Mufa, S.Ag, M.Pd.I – Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Lamongan,

  • Purnomo, S.Pd, M.Pd. – Kepala MAN 2 Lamongan.

Dalam sambutannya, Dr. Sugiyo menekankan pentingnya profesionalitas guru dalam menghadapi tantangan zaman. “Guru harus mampu mengimplementasikan ilmunya dalam menyelesaikan permasalahan kehidupan nyata serta menanamkan karakter tanggung jawab, kecerdasan, dan inovasi pada peserta didik,” ujarnya.

Ketua MGMP Biologi MA Jawa Timur, Dr. Dyah Istami Suharti, M.KPd., dalam sambutannya menyampaikan harapan agar seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh dan membawa ilmu yang diperoleh untuk diimplementasikan di madrasah masing-masing sebagai kontribusi terhadap program ketahanan pangan nasional.

Materi bimtek disampaikan oleh dua narasumber dari Program Studi Akuakultur Fakultas Ketahanan Pangan UNESA, yaitu:

  • Prof. Dr. Isnawati, M.Si.

  • Agung Luthfi, M.Si.

Bimtek ini dilaksanakan dengan pendekatan teori dan praktik langsung. Pemaparan materi disampaikan di dalam ruangan, sedangkan praktik budidaya ikan bioflok dilakukan di area terbuka sekitar ruang guru. Teknik bioflok sendiri merupakan metode budidaya padat tebar tinggi yang memanfaatkan mikroorganisme seperti bakteri, alga, dan protozoa untuk mengolah limbah organik menjadi flok (gumpalan mikroorganisme) yang sekaligus menjadi pakan alami bagi ikan.

Dari MAN Lumajang, kegiatan ini diikuti oleh dua guru Biologi, yaitu:

  • Dr. Qodiriyah, S.Pd., M.Si.,

  • Kusaeri Fendi Irawan, S.Pd.

Keduanya antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dan siap mengimplementasikan teknik budidaya bioflok ini dalam pembelajaran Biologi dan kegiatan projek ketahanan pangan di MAN Lumajang.

Metode ini dinilai efektif dalam mendukung program ketahanan pangan karena mengurangi limbah, meningkatkan efisiensi pakan, dan ramah lingkungan. Jenis ikan yang cocok untuk sistem ini antara lain lele, nila, dan beberapa jenis ikan konsumsi lainnya.

Kegiatan Bimtek ini memberikan wawasan dan inspirasi baru kepada guru-guru Biologi untuk menerapkan konsep pembelajaran berbasis deep learning dan projek ketahanan pangan di lingkungan madrasah. Alhamdulillah, kegiatan berlangsung lancar dan penuh antusiasme dari seluruh peserta. (HUMAS)

Leave a Comment