http://manlumajang.sch.id, Lumajang-Menyongsong keberkahan bulan suci, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Lumajang resmi membuka agenda tahunan Pondok Ramadhan 1447 H pada Senin (2/3). Bertempat di kemegahan Gedung Islamic Centre MAN Lumajang, kegiatan yang dijadwalkan berlangsung selama lima hari hingga Jumat (6/3) ini mengusung tema sentral: “Menghidupkan Bulan Suci Ramadhan dengan Akhlak Qurani.”
Suasana khidmat menyelimuti area madrasah sejak pagi hari. Ratusan siswa tampak antusias mengikuti rangkaian pembukaan dengan mengenakan busana muslim serba putih, menciptakan pemandangan yang selaras dengan nilai-nilai kesucian bulan Ramadhan.
Kepala MAN Lumajang Qodiriyah membuka secara resmi kegiatan ini. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa Pondok Ramadhan bukan sekadar rutinitas kalender akademik, melainkan momentum transformasi karakter bagi seluruh civitas akademika.
“Kita tidak ingin Ramadhan hanya lewat sebagai ritual menahan lapar. Melalui tema ‘Akhlak Qurani’, kita menitikberatkan pada implementasi nilai-nilai Al-Qur’an dalam perilaku sehari-hari. Cerdas secara intelektual itu penting, namun beradab secara Islami adalah fondasi utama,” ujar Qodiriyah di hadapan para santri dan tenaga pendidik.
Selama sepekan ke depan, para siswa akan disuguhi berbagai materi pendalaman agama yang komprehensif, mulai dari kajian kitab kuning, manajemen zakat, hingga diskusi interaktif mengenai tantangan moral remaja di era digital.

Penggunaan Islamic Centre sebagai pusat kegiatan diharapkan mampu memberikan kenyamanan ekstra bagi siswa untuk beriktikaf dan memperdalam ilmu agama, selain itu di sore hari hingga malam hari dilaksanakan Buka Bersama dan Sholat Tarawih berjamaah antar kelas.
Melalui pendekatan ini, pihak madrasah optimis bahwa lingkungan belajar yang kondusif di Islamic Centre akan membantu siswa dalam menyerap nilai-nilai religius dengan lebih mendalam.
Pemanfaatan Islamic Centre sebagai pusat kegiatan pun memberikan dimensi tersendiri. Fasilitas yang representatif ini memungkinkan para siswa untuk menjalankan ibadah dengan lebih fokus, mulai dari salat Dhuha berjamaah hingga tadarus bersama, menciptakan ekosistem belajar yang tenang dan reflektif.
Kegiatan ini diharapkan mampu mencetak lulusan MAN Lumajang yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual dan integritas moral yang kokoh sebagai cerminan generasi “Akhlak Qurani”.
Melalui kegiatan ini, MAN Lumajang berupaya membuktikan bahwa pendidikan madrasah tetap menjadi garda terdepan dalam menjaga marwah moral bangsa. Diharapkan, pasca-kegiatan ini berakhir pada Jumat mendatang, para siswa tidak hanya membawa pulang sertifikat kelulusan, melainkan membawa pancaran akhlak yang mampu menerangi lingkungan keluarga dan masyarakat luas. (HUMAS)

